“Yesterday is history.. Tomorrow is mystery.. but today is a gift. That’s why we call it present”


Beban Kerja Fisik~Biomekanika
November 28, 2008, 10:02 am
Filed under: Ergonomi, Teknik Industri

Seperti yang udah saya tulis sebelumnya, ada beberapa jenis dalam perhitungan analisis beban kerja, yakni beban kerja fisik, beban kerja mental, dan juga pemanfaatan waktu. Sekarang saya akan membahas tentang beban kerja fisik. Postingan saya mengenai analisis beban kerja secara umum bisa dilihat di sini

Beban kerja fisik (physical workload) merupakan beban yang diterima oleh fisik akibat pelaksanaan kerja. Beban kerja fisik ini diterima oleh tubuh akibat melaksanakan suatu aktivitas kerja. Prinsip dasar dalam ergonomi adalah bagaimana agar Demand < Capacity (bisa dilihat di posting tentang analisis beban kerja), sehingga perlu diupayakan agar beban kerja fisik yang diterima oleh tubuh saat bekerja tidak melebihi kapasitas fisik manusia (pekerja) yang bersangkutan.

Untuk mengetahui mengevaluasi suatu pekerjaan berdasarkan kapasitas fisik manusia dapat dilihat dari 2 sisi, yakni sisi biomekanika dan sisi fisiologi. Sisi fisiologis melihat kapasitas kerja manusia dari sisi fisiologi tubuh (faal tubuh), meliputi denyut jantung, pernapasan, dll. Sedangkan biomekanika lebih melihat kepada aspek terkait proses mekanik yang terjadi pada tubuh, seperti kekuatan otot, dan sebagainya.

Ada sejumlah faktor resiko ergonomi yang erat kaitannya dengan pembebanan fisik, yakni:

  • Masalah postur kerja yang tidak normal
  • Pekerjaan yang berulang (repetitif)
  • Durasi kerja yang lama
  • Pembebanan statis pada otot
  • Tekanan kontak fisik
  • Getaran
  • Temperatur

Resiko-resiko di atas dapat menyebabkan terjadinya permasalahan ergonomi secara fisik, khususnya yang terkait dengan permasalahan sistema oto-rangka (muskuloskeletal disorder).  Beberapa metode sudah banyak dikembangkan untuk mengevaluasi faktor resiko tersebut yang ada pada suatu pekerjaan.

Beberapa metode yang umum digunakan diantaranya:

  • NIOSH Lifting Guide
  • Rapid Upper Limb Assessment
  • Rapid Entire Body Assessment
  • Quick Expossure Checklist
  • dan sebagainya.

NIOSH Lifiting Guide

NIOSH Lifiting Guide merupakan panduan dalam aktivitas penanganan material (material handling), khususnya yang berkaitan dengan aktivitas pengangkatan (lifting) dan penurunan (lowering). NIOSH memberikan sejumlah parameter keamanan dalam pelaksanaan aktivitas penanganan material ini. Menurut NIOSH, beban maksimum yang dapat diangkat oleh seseorang pada kondisi “ideal” adalah sebesar 23 kg. Meskipun demikian, seiring dengan menurunnya kondisi ideal tersebut, maka beban yang dapat diangkat akan terus berkurang. Aktivitas pengangkatan akan memberikan resiko cedera jika nilai Lifting Index (LI) > 1. Informasi mendetail tentang penggunaan NIOSH Lifiting Guide ini bisa dilihat di http://www.cdc.gov/niosh/docs/94-110/

Rapid Upper Limb Assessment (RULA)

Metode ini digunakan untuk mengevaluasi postur kerja pembebanan fisik yang diterima oleh tubuh bagian atas (upper limb), diantaranya meliputi leher, lengan atas, lengan bawah, pergelangan tangan, dan badan bagian atas (trunk). Metode ini dikembangkan oleh Prof E.N. Corlett dan Dr L. McAtamney pada tahun 1993.Pekerjaan yang banyak membutuhkan aktivitas pada tubuh bagian atas ini (seperti pekerjaan merakit komponen elektronik, menjahit, merakit komponen manufaktur yang berukuran relatif kecil,  inspeksi, dan sebagainya)  akan sesuai jika dievaluasi dengan menggunakan metode ini.

Untuk jenis pekerjaan yang lebih banyak melibatkan seluruh anggota badan akan lebih baik dievaluasi dengan menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA) atau dengan menggunakan Quick Expossure Checklist (QEC).Rapid Entire Body Assessment (REBA)

Rapid Entire Body Assssment (REBA)

Metode ini relatif sama dengan metode RULA, namun aspek tubuh yang dievaluasi oleh metode ini lebih pada seluruh tubuh.Metode ini dikembangkan oleh Sue Hignett dan Lynn McAtamney pada tahun 2000. Pekerjaan yang melibatkan aktivitas seluruh anggota badan bisa dievaluasi dengan menggunakan metode ini. Contoh REBA Checklist dalam bahasa Indonesia saya upload di sini: reba-worksheet1

Quick Expossure Checklist (QEC)

Metode ini selain melibatkan observer sebagai orang yang mengevaluasi pekerjaan, juga melibatkan pekerja yang dievaluasi untuk ikut mengevaluasi pekerjaannya. Evaluasi 2 arah ini selanjutnya akan memberikan hasil evaluasi terhadap suatu pekerjaan.


6 Comments so far
Leave a comment

thanks bgt ya atas bahasannya. tp aq pingin tau lbh byk lg ttg RULA.kebetulan judul tgs akhir saya mengenai aplikasi RULA pada pegawai bagian pelayanan perpustakaan USU.tp dosen pembimbing saya tanya apa beda antara postur tubuh dan postur kerja.saya berharap anda bisa bantu saya mencari jawabannya,soalnya saya udah cari dibuku2 ergonomi tp ga ada yg spesifik menjelaskan ttg hal itu.tlg bgt ya.

Comment by dina

assalamualaikum..
posting mas bagus-bagus.. sederhana dan mudah dimengerti.. maaf sebelumnya bisa ga mas saya tahu lebih jauh tentang QEC, coz skripsi saya tentang beban kerja fisik dg metode qec.
makasih banyak ya mas..

Comment by hary

thanks ya atas postingnya..
boleh gak mas diberitau tentang metode QEC lebih mendalam dan juga refrensinya dari buku mana. karena ini merupakan tugas skripsi saya tentang analisis postur kerja dengan metode QEC…
makasih banyak ya mas atas bantuannya…

Comment by zunawakhir tanjung

assalamualaikum…
makasihya atas infonya..mas saya boleh minta penjelasan lebih jauh tentang metode QEC.berhubung saya mau mengerjakan skripsi tentang judul tersebut.kalo boleh juga refrensinya dari buku mana .selain handbook of human factor..

saya ucapkan terima kasih banyak atas bantuan mas. saya tunggu ya mas di alamat email saya kulek1985@yahoo.com
Wassalamualaikum wr,wb.

Comment by zuna

assalamualaikum…
makasihya atas infonya..mas saya boleh minta penjelasan lebih jauh tentang metode QEC.berhubung saya mau mengerjakan skripsi tentang judul tersebut.kalo boleh juga refrensinya dari buku mana .selain handbook of human factor..
saya ucapkan terima kasih banyak atas bantuan mas. saya tunggu ya mas di alamat email saya kulek1985@yahoo.com
Wassalamualaikum wr,wb.

Comment by zuna

Terimakasih atas artikel2nya, saya tertarik untuk Biomekanika, software yg biasa digunakan saya denger pake RULA, apakah ada penjelasan khusus disananya??? kemudian juga ada alat yg namanya digital grip strength dynamometer, digital extensionmeter bisa memberi gambaran spt apakah alat tsb??

Comment by Sugeng handoko




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: