“Yesterday is history.. Tomorrow is mystery.. but today is a gift. That’s why we call it present”


Lets Rock on The Rail
November 19, 2008, 2:50 pm
Filed under: Adi Menulis

Band2

Band on The Train

Beberapa waktu yang lalu saya naik KRL Ekonomi Jabotabek. Saya sudah lumayan lama ga naik KRL ini. Meskipun waktu masih SMA dulu lumayan sering.  Biasanya kalau mau ke Pasar Senen (nyari buku sekolah bajakan) atau sekedar main-main di Jakarta, saya sering naik KRL ini. Sejak saya kuliah di Bandung, ya otomatis udah jarang banget naik KRL Ekonomi.

Akhirnya saya naik KRL Ekonomi lagi. Dan seperti biasa, salah satu yg saya cari kalo naik KRL adalah PENGAMEN. Bukan sembarang pengamen, tapi “Band” Pengamen. Kenapa dibilang “band”? Karena tidak seperti pengamen kebanyakan -yang hanya menggunakan gitar bolong, pengamen di KRL ini keren. Selain karena beramai-ramai,   mereka membawa perlengkapan yg  lengkap: Gitar bolong, dan drum (plus cymbal-nya..!!!). Drumnya emang bukan drum standar, drumnya bisa didorong kayak trolley dan suara yang dihasilkan juga ga jauh beda dengan drum asli. Ada juga yang nekat bawa bass betot yang segede-gede gaban itu.  Ada juga yang pakai pianika. Ada juga yg pakai suatu alat musik jaman dulu, saya ga tau nama alatnya

Bass Elektrik bo!!

Bass Elektrik bo!!

Beberapa tahun yang lalu, perlengkapan mereka “masih” seperti itu, tapi ada beberapa waktu yang lalu, saya kaget karena mereka membawa BASS Elektrik plus amplifier. Serius!!! Utk sumber tenaganya mereka menggunakan ACCU. Niat abis…!!!

Hmmm… saya dulu beli kaset PADI yang album Sesuatu Yang Tertunda (yang ada lagu sesuatu yang indah, dll) itu juga gara-gara ngeliat band ini tampil di kereta.  Saya pikir lagunya bagus, saya cari itu lagunya siapa, terus saya beli kasetnya. Buat para musisi band kenamaan, boleh juga sekali-kali “manggung” bersama pengamen2 ini di atas kereta, karena sadar atau tidak, para pengamen ini termasuk marketer gratis buat para musisi.


3 Comments so far
Leave a comment

hahahaha, siapa bilang gratis di?
pengamen-pengamen di buskota jakarta itu, sekarang dibayar sama tim marketer band-band yang lagunya lagi promo dan baru mulai menanjak.

Tujuannya tentu menjaring orang2 seperti dirimu, Di. Makanya jangan bosan buat penumpang bis juga setiap pengamen yang naik jenis lagunya tak banyak variasi.

Lha wong pengamennya saja mengaku bosan menyanyikan lagu-lagu itu.🙂

Comment by ikazain

Oh gitu ya Ka?
Yang di KRL2 itu juga jadi corong marketing? berarti mereka sukses tu menjaring orang2 kayak gw😀
Tapi kalo yang di bus gw rada ga suka, karena suka nyanyinya suka “standar2 aja”. Pake gitar kopong doank. Udah gitu, ga jarang yang suka pake maksa…

Comment by adipradana

nemu blog-nya adiii cakeeep
saya juga seneng dan “ikhlas” banget kalo ngasih uang ke pengamen “yang enak didenger”…dulu tau lagu peterpan baru juga dari pengamen…:)

Comment by bayu.an




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: