“Yesterday is history.. Tomorrow is mystery.. but today is a gift. That’s why we call it present”


Wortel..Telur..Kopi..
November 10, 2008, 1:44 pm
Filed under: Adi Menulis

Wortel-Telur-KopiHmmm… akhirnya bisa posting lagi… soalnya beberapa waktu belakangan ini, jaringan internet di kampus lagi agak2 bermasalah… Puff…

Beberapa waktu yang lalu, saya ikut acara syukuran wisuda Teknik Industri ITB (padahal yg wisuda bukan saya, saya masih berstatus mahasiswa :D). Di sana ada beberapa acara, semacam sambutan ketua program studi..pesan kesan wisudawan de el el.. Yang membuat saya tertarik adalah, ada seorang dosen saya, namanya Pak Kadarsah Suryadi, biasa disebut Pak Aca, oleh qta. Beliau menyampaikan wejangan kepada para wisudawan dengan cerita tentang Wortel..Telur.. dan Kopi…

Diri qta di masa depan dapat diibaratkan seperti wortel, telur, atau kopi…

  1. Wortel; wortel ketika dimasak dalam air di dalam panci, maka lama kelamaan akan menjadi lunak. Wortel yang semula keras, ketika dimasak akan menjadi lunak, sehingga qta akan mudah memakannya.
  2. Telur; telur ketika direbus, lama-kelamaan akan menjadi keras. Telur yang semula -ketika masih mentah- berwujud relatif cair, ketika dipanaskan/direbus akan mengeras menjadi telur rebus.
  3. Kopi; kopi ketika sudah digiling, wujudnya akan menjadi bubuk. Ketika bubuk kopi ini dimasukkan ke dalam air panas, maka ia akan bercampur dengan air dan kemudian menghitamkan semua air tersebut.

Diri qta ini nantinya akan seperti apa?

Apakah qta akan menjadi wortel yang akan melunak dan melembek seiring tantangan lingkungan? Wortel yang semula keras, menjadi lunak setelah dimasukkan ke dalam lingkungan baru (dari contoh di atas, diilustrasikan dengan air panas atau air mendidih). Diri qta yang tadinya tegar, kuat, tough kemudian menjadi lunak, lembek, dan mungkin juga rapuh ketika berada di lingkungan baru. Lingkungan kehidupan.

Apakah qta akan menjadi seperti telur yang menjadi keras seiring dengan tantangan lingkungan? Qta yang semula lebih fleksibel, ringan, santai kemudian menjadi keras, tidak ingin ditantang, keras kepala, atau tidak mau diatur ketika memasuki suatu dunia baru…

Ataukah qta akan menjadi kopi, yang semula hanya berukuran relatif kecil, namun setelah masuk ke lingkungan baru, justru berhasil mempengaruhi lingkungan baru tersebut. Kopi memberikan manfaat akan keberadaannya di lingkungan barunya tersebut. Qta dapat memberikan peran dan bahkan pengaruh terhadap lingkungan baru qta nantinya. Qta dapat memspread-out kebaikan-kebaikan atau nilai lebih yang ada pada diri qta untuk lingkungan/orang-orang di sekitar qta…

Akan jadi apakah qta?

Apakah ingin menjadi wortel?

Apakah ingin menjadi telur?

Apakah ingin menjadi kopi?

Saya mengutip sebuah hadits..

Sebaik-baik manusia di antaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain.” (HR. Bukhari dan Muslim)


2 Comments so far
Leave a comment

asslkm…salam kenal, adi, saya mhs s2 yang akan melakukan penelitian mengenai konsumsi energi sama seperti yang adi lakukan…mohon bimbingan dan diskusinya ya…tx…tentang wortelkop…ya jadilah kopi yang manis yang enak dan menyegarkan…

Comment by euis nina

Wa alaikum salam wr wb..
Iya sama-sama, Bu Euis. Silakan aja kalo ada yang mau didiskusikan, iA kalo saya bisa bantu, akan saya bantu 🙂

Btw, Bu Euis mhs S2 di mana?

Comment by adipradana




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: