<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>“Yesterday is history.. Tomorrow is mystery.. but today is a gift. That’s why we call it present”</title>
	<atom:link href="http://adipradana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adipradana.wordpress.com</link>
	<description>.: Adi akhirnya punya blog :.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2009 05:47:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='adipradana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/e907c795fec3946bf96aa9b68135511d?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>“Yesterday is history.. Tomorrow is mystery.. but today is a gift. That’s why we call it present”</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Metode vs Alat</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com/2009/06/21/metode-vs-alat/</link>
		<comments>http://adipradana.wordpress.com/2009/06/21/metode-vs-alat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 13:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adipradana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adi Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Industri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adipradana.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Teknologi saat ini sucah sedemikian maju. Peralatan mekanik, elektrik, dan elektronik sudah semakin canggih. Kemajuan ini secara umum memberikan dampak yang positif bagi kemajuan peradaban manusia.
Namun, yang patut menjadi perhatian adalah: kemajuan manusia disebabkan oleh adanya metode yang efektif dan kemudian didukung oleh peralatan yang baik. Bukan sebaliknya. Thats the key!
Manusia bisa hidup karena adanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=179&subd=adipradana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Teknologi saat ini sucah sedemikian maju. Peralatan mekanik, elektrik, dan elektronik sudah semakin canggih. Kemajuan ini secara umum memberikan dampak yang positif bagi kemajuan peradaban manusia.</p>
<p>Namun, yang patut menjadi perhatian adalah: kemajuan manusia disebabkan oleh adanya metode yang efektif dan kemudian didukung oleh peralatan yang baik. Bukan sebaliknya. Thats the key!</p>
<p>Manusia bisa hidup karena adanya metode. Manusia mencari cara agar tetap hidup; mereka merancang metode / teknik bercocok tanam dan berburu. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan sejumlah alat bantu, seperti senjata, traktor, dan sebagainya.</p>
<p>Ketika seseorang ingin membangun gedung, mereka memikirkan tentang metode cara membangun gedung dengan kokoh. Setelah berhasil menemukan metode, mereka mencari alat yang dapat membantu membuat gedung dengan kokoh, misalnya menggunakan pengaduk semen otomatis, dan sebagainya.</p>
<p>Begitu pula dengan berkomunikasi, manusia akan mencari metode berkomunikasi, misalya lewat surat via merpati (utk komunikasi jarak jauh).  Lalu kemudian mencari cara yang lebih memudahkan mereka, seperti e-mail.</p>
<p>Ketika seseorang ingin menebang pohon, orang itu berpikir CARA terbaik menebangnya. Setelah selesai memikirkan caranya, baru ia akan memilih alatnya. Namun jika ia memilih alatnya duluan, bisa dipastikan pohon tersebut akan sulit ditebang.</p>
<p>Begitu juga dalam konteks perusahaan. Perusahaan yang ingin maju, misalnya, akan memikirkan CARA untuk memperoleh keuntungan. Setelah itu barulah ia memikirkan alatnya, misalnya menambah mesin, peralatan, dan sebagainya.</p>
<p>Technology supports methods; not vise versa</p>
<p>*a message from methods engineer</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adipradana.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adipradana.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adipradana.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adipradana.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adipradana.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adipradana.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adipradana.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adipradana.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adipradana.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adipradana.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=179&subd=adipradana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adipradana.wordpress.com/2009/06/21/metode-vs-alat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab4cd8b03bf04544d798c47d9f025bc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Study about Fatigue&#8230;</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com/2009/03/05/studying-about-fatigue/</link>
		<comments>http://adipradana.wordpress.com/2009/03/05/studying-about-fatigue/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 06:00:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adipradana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ergonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Industri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adipradana.wordpress.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Postingan saya tentang TRIP TO KALTIM beberapa waktu lalu sempat mendapat tanggapan dari seseorang yang mampir di blog saya. Dia ingin mengetahui tentang studi kelelahan kerja yang kami lakukan di sana. Mudah-mudahan ini bisa memberikan gambaran secara umum mengenai studi yang telah kami lakukan di sana. Mohon maaf, karena ada masalah teknis -error2 gitu-, comment [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=171&subd=adipradana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://adipradana.wordpress.com/2009/02/14/trip-to-kaltim/"><img class="size-medium wp-image-175 alignright" title="100_2773" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/03/100_2773.jpg?w=234&#038;h=175" alt="100_2773" width="234" height="175" /></a>Postingan saya tentang <a href="http://adipradana.wordpress.com/2009/02/14/trip-to-kaltim/" target="_self"><strong>TRIP TO KALT</strong><strong>IM</strong></a> beberapa waktu lalu sempat mendapat tanggapan dari seseorang yang mampir di blog saya. Dia ingin mengetahui tentang studi kelelahan kerja yang kami lakukan di sana. Mudah-mudahan ini bisa memberikan gambaran secara umum mengenai studi yang telah kami lakukan di sana. Mohon maaf, karena ada masalah teknis -error2 gitu-, comment yang masuk ga bisa ter-<em>publish</em>.</p>
<p>Studi yang kami lakukan di sana adalah untuk mengevaluasi implementasi shift kerja 12 jam/hari bagi pekerja lapangan di suatu perusahaan tambang di Kaltim. Sebelumnya, perusahaan ini telah bertahun-tahun menerapkan sistem shift kerja 8 jam/hari. Karena adanya kebijakan peningkatan kapasitas produksi, maka manajemen mencoba mengimplementasikan shift kerja 12 jam/hari agar kapasitas produksi dapat meningkat tanpa menambah sumber daya (manusia, alat, dll) yang ada.</p>
<p>Peningkatan jumlah jam kerja dari 8 menjadi 12 jam ini tampak memberikan sejumlah keuntungan bagi perusahaan, yakni <strong>peningkatan kapasitas produksi</strong> tanpa tambahan sumber daya. Sedangkan bagi karyawan/pekerja, perubahan jadwal jam kerja ini memberikan t<strong>ambahan pendapatan dan jumlah hari libur</strong>. Meskipun demikian, muncul penolakan dari sejumlah karyawan dengan alasan peningkatan kelelahan kerja, kurangnya waktu untuk keluarga, sosialisasi, dll.</p>
<p>Untuk itulah kami diminta oleh manajemen perusahaan tersebut untuk mengevaluasi implementasi shift 12 jam kerja ini.</p>
<p>Fokus utama kami ada 2 aspek: kelelahan dan faktor sosial. Untuk itu, kami berusaha membuat instrumen untuk dapat mengidentifikasi sebanyak-banyaknya faktor terkait kelelahan dan faktor sosial.</p>
<p>Dari sejumlah kriteria kelelahan (insya Allah akan saya bahas pada posting selanjutnya), kami memilih 4 metode evaluasi, yakni berdasarkan:</p>
<ul>
<li><strong>Faktor fisiologis</strong>; faktor fisiologis yang dipakai adalah denyut jantung. Secara sederhana, kelelahan akan meningkat seiring dengan kenaikan denyut jantung. Selain itu, ada batas denyut jantung yang direkomendasikan untuk pekerjaan berdurasi tertentu.</li>
<li><strong>Tingkat kantuk</strong>; kelelahan berasosiasi dengan kantuk yang dirasakan. Salah satu &#8220;sinyal&#8221; terjadinya kelelahan, adalah meningkatnya kantuk yang dirasakan</li>
<li><strong>Tingkat usaha yang dirasakan</strong>; tingkat usaha yang dirasakan berasosiasi dengan tingkat kelelahan yang dirasakan</li>
<li><strong>Tingkat kelelahan mental</strong>; kelelahan mental salah satunya dapat dilihat dari penurunan tingkat konsentrasi.</li>
<li><strong>Jumlah kedipan mata</strong>; salah satu kriteria objektif dari tingkat kantuk, adalah peningkatan jumlah kedipan mata</li>
<li><strong>Studi Medical record</strong>; studi medical record ini dilakukan untuk mengetahui pola keluhan kesehatan pekerja dan juga asosiasinya terhadap jumlah jam kerja.</li>
</ul>
<p>Sedangkan berdasarkan kriteria sosial, kami melakukan beberapa aktivitas:</p>
<ul>
<li><strong>Penyebaran kuesioner</strong>; pada kuesioner ini, beberapa informasi yang dapat digali diantaranya mengenai kondisi demografi, kondisi tempat tinggal dan pola tidur; aktivitas sosial; kebiasaan; dan referensi karyawan.</li>
<li><strong>Phone interview</strong> terhadap keluarga karyawan; hal ini dilakukan untuk mengetahui &#8220;suara hati&#8221; para keluarga dari karyawan yang bersangkutan (terutama istri, bagi yang sudah menikah) mengenai implementasi jadwal kerja yang baru.</li>
</ul>
<p>Kira-kira itu adalah gambaran umum studi yang kami lakukan beberapa waktu lalu. Semoga bermanfaat <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adipradana.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adipradana.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adipradana.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adipradana.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adipradana.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adipradana.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adipradana.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adipradana.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adipradana.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adipradana.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=171&subd=adipradana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adipradana.wordpress.com/2009/03/05/studying-about-fatigue/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab4cd8b03bf04544d798c47d9f025bc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/03/100_2773.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">100_2773</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dump Truck: GEEDDEEEE BANGEEET..!!!!</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com/2009/02/23/dump-truck-geeddeeee-bangeeet/</link>
		<comments>http://adipradana.wordpress.com/2009/02/23/dump-truck-geeddeeee-bangeeet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 06:06:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adipradana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adi Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adipradana.wordpress.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Waktu saya di Kaltim beberapa waktu lalu, ada beberapa



hal yang menarik dan blom pernah saya liat sebelumnya, salah satunya adalah Dump Truck. Dump Truck, entah kenapa disebut sebagai Dump Truck, yang jelas ni truk GEDEEEE BANGEEEET&#8230; Nama kerennya sih katanya Off-Highway Dump Truck..
Beberapa dump truck yang saya liat mampu membawa batu bara seberat 300-400 ton [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=163&subd=adipradana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Waktu saya di Kaltim beberapa waktu lalu, ada beberapa</p>
<dl class="wp-caption alignright">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-164" title="100_2761" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/100_2761.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Salah satu Dumptruck merk Hitachi Euclid" width="300" height="225" /></dt>
</dl>
<p>hal yang menarik dan blom pernah saya liat sebelumnya, salah satunya adalah Dump Truck. Dump Truck, entah kenapa disebut sebagai Dump Truck, yang jelas ni truk GEDEEEE BANGEEEET&#8230; Nama kerennya sih katanya Off-Highway Dump Truck..</p>
<p>Beberapa dump truck yang saya liat mampu membawa batu bara seberat 300-400 ton sekali jalan. Ga kebayang deh tu <em>Power</em>nya kayak apa <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-165" title="100_2762" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/100_2762.jpg?w=300&#038;h=225" alt="100_2762" width="300" height="225" /></p>
<p>Tinggi dump truck ini kira-kira 6 &#8211; 8 meter &#8216;kali yaa&#8230; kalo dibandingin sama mobil mini-tuck biasa, seperti Mitsubishi Strada atau Ford Ranger, jelas banget perbedaannya. Ga kebayang kalo sampe dump truck-dump tuck ini <em>menggencet</em> mobil-mobil kecil gitu&#8230;</p>
<p>Saya sempat nampang di depan salh satu dump truck merk Liebherr, ini perbandingan antara saya dan dump truck tsb&#8230;</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-169" title="Saya bersama LIEBHERR 282T" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/copy-of-100_30721.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Saya bersama LIEBHERR 282T" width="300" height="225" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adipradana.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adipradana.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adipradana.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adipradana.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adipradana.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adipradana.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adipradana.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adipradana.wordpress.com/163/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adipradana.wordpress.com/163/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adipradana.wordpress.com/163/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=163&subd=adipradana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adipradana.wordpress.com/2009/02/23/dump-truck-geeddeeee-bangeeet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab4cd8b03bf04544d798c47d9f025bc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/100_2761.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">100_2761</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/100_2762.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">100_2762</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/copy-of-100_30721.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Saya bersama LIEBHERR 282T</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trip to Kaltim</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com/2009/02/14/trip-to-kaltim/</link>
		<comments>http://adipradana.wordpress.com/2009/02/14/trip-to-kaltim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 05:01:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adipradana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adi Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adipradana.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya posting lagi&#8230; hohohoho&#8230;.
Beberapa waktu yang lalu, saya terlibat dalam suatu project mengenai studi kelelahan kerja di salah satu perusahaan pertambangan di daerah Kalimantan Timur. Lumayan, jalan-jalan keluar Jawa dan kira-kira selama 8 hari tidur di daerah pertambangan   tapi mess-nya enak koq, ada AC dan kamar mandi sendirinya. hehehe.. jangan bayangkan kayak kemping [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=154&subd=adipradana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Akhirnya posting lagi&#8230; hohohoho&#8230;.</p>
<p>Beberapa waktu yang lalu, saya terlibat dalam suatu <em>project</em> mengenai studi kelelahan kerja di salah satu perusahaan pertambangan di daerah Kalimantan Timur. Lumayan, jalan-jalan keluar Jawa dan kira-kira selama 8 hari tidur di daerah pertambangan <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  tapi mess-nya enak koq, ada AC dan kamar mandi sendirinya. hehehe.. jangan bayangkan kayak kemping pramuka jaman SD-SMA dulu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tim kami ada 7 orang: 2 orang dosen; 1 orang dokter; dan 4 asisten (yang sangat ingin jalan-jalan. hehehe&#8230;) 4 orang asisten itu adalah Eko, Dila, Sevie, dan saya sendiri.</p>
<p>Selama di sana, kami mengukur tingkat kelelahan para pekerja tambang yang bekerja selama 12 jam. Ada 4 aspek yang kami ukur dalam menilai kelelahan, yakni aspek fisiologis, tingkat kelelahan yang dirasakan, tingkat kantuk, dan juga tingkat kelelahan mental. Ga ketinggalan, kami memasang kamera CCTV (gaya euy..) di beberapa dashboard truk untuk mengetahui pola kelelahan bagi para driver truk-truk tersebut. Pokoknya komprehensif lah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>NB: setelah 10 hari di sana, berat kami nambah <strong>4 kg</strong>. hahahahaha&#8230;..</p>
<p>Satu hal yang ga pernah dilupakan: <strong>FOTO-FOTO</strong>&#8230;</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-156" title="Berangkat... adi-dila-sevie-eko" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/100_2625.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Berangkat... adi-dila-sevie-eko" width="300" height="225" /></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-157" title="View Pertambangan" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/100_2724.jpg?w=300&#038;h=225" alt="View Pertambangan" width="300" height="225" /></p>
<p>Foto gaya juga tetep ada dong =D</p>
<div id="attachment_158" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-158" title="img_1979" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/img_1979.jpg?w=225&#038;h=300" alt="Hohohoho... gaya euy" width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">Hohohoho... gaya euy</p></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adipradana.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adipradana.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adipradana.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adipradana.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adipradana.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adipradana.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adipradana.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adipradana.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adipradana.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adipradana.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=154&subd=adipradana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adipradana.wordpress.com/2009/02/14/trip-to-kaltim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab4cd8b03bf04544d798c47d9f025bc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/100_2625.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Berangkat... adi-dila-sevie-eko</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/100_2724.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">View Pertambangan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2009/02/img_1979.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">img_1979</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Balada papan penunjuk jalan&#8230;</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com/2008/12/18/balada-papan-penunjuk-jalan/</link>
		<comments>http://adipradana.wordpress.com/2008/12/18/balada-papan-penunjuk-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 05:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adipradana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adi Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Gambar Bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adipradana.wordpress.com/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Papan penunjuk jalan kan fungsinya untuk memberi info mengenai arah jalan kepada para pengguna jalan. Tapi kalo papannya ga keliatan, gimana ya? Bisa-bisa nyasar tuh&#8230;
Ini beberapa papan penunjuk jalan yang saya capture di deket kampus dan sekitar rumah. Hhhhm lumayan bikin orang bingung&#8230;
Ada lagi..
Barangkali ada petugas DLLAJR Kota Bandung yang baca postingan saya ini, ya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=145&subd=adipradana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Papan penunjuk jalan kan fungsinya untuk memberi info mengenai arah jalan kepada para pengguna jalan. Tapi kalo papannya ga keliatan, gimana ya? Bisa-bisa nyasar tuh&#8230;</p>
<p>Ini beberapa papan penunjuk jalan yang saya capture di deket kampus dan sekitar rumah. Hhhhm lumayan bikin orang bingung&#8230;</p>
<div id="attachment_147" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-147" title="Tamansari1" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/12/100_1211.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Lokasi di Jalan Taman sari, di bawah Flyover Pasupati" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Lokasi di Jalan Taman sari, di bawah Flyover Pasupati</p></div>
<div id="attachment_148" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-148" title="Tamansari2" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/12/100_1209.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Lokasi yang sama dg gambar di atas, tapi dari angle yang berbeda" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Lokasi yang sama dg gambar di atas, tapi dari angle yang berbeDi kawasan Simpang Dago Bandung</p></div>
<div id="attachment_150" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-150" title="SimpangDago2" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/12/100_1213.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Simpang Dago, penunjuk jalannya saya zoom" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Simpang Dago, penunjuk jalannya saya zoom</p></div>
<p>Ada lagi..</p>
<div id="attachment_151" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-151" title="Diponegoro" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/12/100_2523.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Di perempatan antara Jl Sulanjana, Jl Dago, dan Jl Diponegoro" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Di perempatan antara Jl Sulanjana, Jl Dago, dan Jl Diponegoro</p></div>
<p>Barangkali ada petugas DLLAJR Kota Bandung yang baca postingan saya ini, ya mohon papan penunjuk jalannya diperjelas lagi. hehehe&#8230;</p>
<p>Emangnya petugas DLLAJR sempet baca blog ya? kan mereka sibuk&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adipradana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adipradana.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adipradana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adipradana.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adipradana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adipradana.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adipradana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adipradana.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adipradana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adipradana.wordpress.com/145/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=145&subd=adipradana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adipradana.wordpress.com/2008/12/18/balada-papan-penunjuk-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab4cd8b03bf04544d798c47d9f025bc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/12/100_1211.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Tamansari1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/12/100_1209.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Tamansari2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/12/100_1213.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">SimpangDago2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/12/100_2523.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Diponegoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beban Kerja Fisik~Biomekanika</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/28/beban-kerja-fisik/</link>
		<comments>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/28/beban-kerja-fisik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 03:02:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adipradana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ergonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Industri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adipradana.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang udah saya tulis sebelumnya, ada beberapa jenis dalam perhitungan analisis beban kerja, yakni beban kerja fisik, beban kerja mental, dan juga pemanfaatan waktu. Sekarang saya akan membahas tentang beban kerja fisik. Postingan saya mengenai analisis beban kerja secara umum bisa dilihat di sini
Beban kerja fisik (physical workload) merupakan beban yang diterima oleh fisik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=131&subd=adipradana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seperti yang udah saya tulis sebelumnya, ada beberapa jenis dalam perhitungan analisis beban kerja, yakni beban kerja fisik, beban kerja mental, dan juga pemanfaatan waktu. Sekarang saya akan membahas tentang beban kerja fisik. Postingan saya mengenai analisis beban kerja secara umum bisa dilihat di <a href="http://adipradana.wordpress.com/2008/11/27/analisis-beban-kerja/">sini</a></p>
<p>Beban kerja fisik (<em>physical workload</em>) merupakan beban yang diterima oleh fisik akibat pelaksanaan kerja. Beban kerja fisik ini diterima oleh tubuh akibat melaksanakan suatu aktivitas kerja. Prinsip dasar dalam ergonomi adalah bagaimana agar <strong>Demand &lt; Capacity </strong>(bisa dilihat di posting tentang analisis beban kerja), sehingga perlu diupayakan agar beban kerja fisik yang diterima oleh tubuh saat bekerja tidak melebihi kapasitas fisik manusia (pekerja) yang bersangkutan.</p>
<p>Untuk mengetahui mengevaluasi suatu pekerjaan berdasarkan kapasitas fisik manusia dapat dilihat dari 2 sisi, yakni sisi biomekanika dan sisi fisiologi. Sisi fisiologis melihat kapasitas kerja manusia dari sisi fisiologi tubuh (faal tubuh), meliputi denyut jantung, pernapasan, dll. Sedangkan biomekanika lebih melihat kepada aspek terkait proses mekanik yang terjadi pada tubuh, seperti kekuatan otot, dan sebagainya.</p>
<p>Ada sejumlah faktor resiko ergonomi yang erat kaitannya dengan pembebanan fisik, yakni:</p>
<ul>
<li>Masalah postur kerja yang tidak normal</li>
<li>Pekerjaan yang berulang (repetitif)</li>
<li>Durasi kerja yang lama</li>
<li>Pembebanan statis pada otot</li>
<li>Tekanan kontak fisik</li>
<li>Getaran</li>
<li>Temperatur</li>
</ul>
<p>Resiko-resiko di atas dapat menyebabkan terjadinya permasalahan ergonomi secara fisik, khususnya yang terkait dengan permasalahan sistema oto-rangka (<em>muskuloskeletal</em> <em>disorder</em>).  Beberapa metode sudah banyak dikembangkan untuk mengevaluasi faktor resiko tersebut yang ada pada suatu pekerjaan.</p>
<p>Beberapa metode yang umum digunakan diantaranya:</p>
<ul>
<li>NIOSH Lifting Guide</li>
<li>Rapid Upper Limb Assessment</li>
<li>Rapid Entire Body Assessment</li>
<li>Quick Expossure Checklist</li>
<li>dan sebagainya.</li>
</ul>
<p><strong>NIOSH Lifiting Guide</strong></p>
<p>NIOSH Lifiting Guide merupakan panduan dalam aktivitas penanganan material (<em>material handling</em>), khususnya yang berkaitan dengan aktivitas pengangkatan (<em>lifting</em>) dan penurunan (<em>lowering</em>). NIOSH memberikan sejumlah parameter keamanan dalam pelaksanaan aktivitas penanganan material ini. Menurut NIOSH, beban maksimum yang dapat diangkat oleh seseorang pada kondisi &#8220;ideal&#8221; adalah sebesar 23 kg. Meskipun demikian, seiring dengan menurunnya kondisi ideal tersebut, maka beban yang dapat diangkat akan terus berkurang. Aktivitas pengangkatan akan memberikan resiko cedera jika nilai Lifting Index (LI) &gt; 1. Informasi mendetail tentang penggunaan NIOSH Lifiting Guide ini bisa dilihat di <a href="http://www.cdc.gov/niosh/docs/94-110/">http://www.cdc.gov/niosh/docs/94-110/</a></p>
<p><strong>Rapid Upper Limb Assessment (RULA)</strong></p>
<p>Metode ini digunakan untuk mengevaluasi postur kerja pembebanan fisik yang diterima oleh tubuh bagian atas (<em>upper limb</em>), diantaranya meliputi leher, lengan atas, lengan bawah, pergelangan tangan, dan badan bagian atas (<em>trunk</em>). Metode ini dikembangkan oleh Prof E.N. Corlett dan Dr L. McAtamney pada tahun 1993.Pekerjaan yang banyak membutuhkan aktivitas pada tubuh bagian atas ini (seperti pekerjaan merakit komponen elektronik, menjahit, merakit komponen manufaktur yang berukuran relatif kecil,  inspeksi, dan sebagainya)  akan sesuai jika dievaluasi dengan menggunakan metode ini.</p>
<p>Untuk jenis pekerjaan yang lebih banyak melibatkan seluruh anggota badan akan lebih baik dievaluasi dengan menggunakan <em>Rapid Entire Body Assessment</em> (REBA) atau dengan menggunakan <em>Quick Expossure Checklist</em> (QEC).Rapid Entire Body Assessment (REBA)</p>
<p><strong>Rapid Entire Body Assssment (REBA)</strong></p>
<p>Metode ini relatif sama dengan metode RULA, namun aspek tubuh yang dievaluasi oleh metode ini lebih pada seluruh tubuh.Metode ini dikembangkan oleh Sue Hignett dan Lynn McAtamney pada tahun 2000. Pekerjaan yang melibatkan aktivitas seluruh anggota badan bisa dievaluasi dengan menggunakan metode ini. Contoh REBA Checklist dalam bahasa Indonesia saya upload di sini: <a href="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/reba-worksheet1.pdf">reba-worksheet1</a></p>
<p><strong>Quick Expossure Checklist (QEC)</strong></p>
<p>Metode ini selain melibatkan observer sebagai orang yang mengevaluasi pekerjaan, juga melibatkan pekerja yang dievaluasi untuk ikut mengevaluasi pekerjaannya. Evaluasi 2 arah ini selanjutnya akan memberikan hasil evaluasi terhadap suatu pekerjaan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adipradana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adipradana.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adipradana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adipradana.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adipradana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adipradana.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adipradana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adipradana.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adipradana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adipradana.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=131&subd=adipradana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/28/beban-kerja-fisik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab4cd8b03bf04544d798c47d9f025bc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Analisis Beban Kerja</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/27/analisis-beban-kerja/</link>
		<comments>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/27/analisis-beban-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 06:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adipradana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ergonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Industri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adipradana.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Analisis beban kerja merupakan salah satu subbagian dalam melakukan perancangan kerja.  Kenapa beban kerja harus dianalisis?
Dalam ergonomi, prinsip dalam perancangan kerja adalah dengan tetap menjaga agar demand pekerjaan kurang dari kapasitas manusia.
WORKLOAD DEMAND &#60; HUMAN CAPACITY (atau biasa disingkat D&#60;C)

Workload atau beban kerja merupakan usaha yang harus dikeluarkan oleh seseorang untuk memenuhi &#8220;permintaan&#8221; dari pekerjaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=121&subd=adipradana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/bebankerja.gif"><img class="size-medium wp-image-127 alignleft" title="bebankerja" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/bebankerja.gif?w=179&#038;h=168" alt="bebankerja" width="179" height="168" /></a>Analisis beban kerja merupakan salah satu subbagian dalam melakukan perancangan kerja.  Kenapa beban kerja harus dianalisis?</p>
<p>Dalam ergonomi, prinsip dalam perancangan kerja adalah dengan tetap menjaga agar demand pekerjaan kurang dari kapasitas manusia.</p>
<p><strong>WORKLOAD DEMAND &lt; HUMAN CAPACITY (atau biasa disingkat D&lt;C)<br />
</strong></p>
<p>Workload atau beban kerja merupakan usaha yang harus dikeluarkan oleh seseorang untuk memenuhi &#8220;permintaan&#8221; dari pekerjaan tersebut. Sedangkan Capacity adalah kemampuan/kapasitas manusia. Kapasitas ini dapat diukur dari kondisi fisik maupun mental seseorang.</p>
<p>Penjelasan sederhananya seperti ini. Misalkan suatu pekerjaan kuli angkut mempunyai &#8220;demand&#8221; berupa mengangkat 100 karung per hari. Jika pekerja hanya mampu mengangkat 50 karung per hari, berarti pekerjaan tersebut melebihi kapasitasnya.</p>
<p>Seperti halnya mesin,jika beban yang diterima melebihi kapasitasnya, maka akan menurunkan usia pakai mesin tersebut, bahkan menjadi rusak. Begitu pula manusia, jika ia diberikan beban kerja yang berlebihan, maka akan menurunkan kualitas hidup (kelelahan, dsb) dan kualitas kerja orang tersebut (tingginya error rate dsb), dan juga dapat mempengaruhi keselamatan dan kesehatan kerja.</p>
<p>Analisis Beban Kerja ini banyak digunakan diantaranya dapat digunakan dalam penentuan kebutuhan pekerja (<em>man power planning</em>); analisis ergonomi; analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3); hingga ke perencanaan penggajian, dsb..</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-126 aligncenter" title="bebankerja1" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/bebankerja1.jpg?w=420&#038;h=232" alt="bebankerja1" width="420" height="232" /></p>
<p>Perhitungan Beban kerja setidaknya dapat dilihat dari 3 aspek, yakni fisik, mental, dan penggunaan waktu. Aspek fisik meliputi perhitungan beban kerja berdasarkan kriteria-kriteria fisik manusia. Aspek mental merupakan perhitungan beban kerja dengan mempertimbangkan aspek mental (psikologis). Sedangkan pemanfaatan waktu lebih mempertimbangkan pada aspek penggunaan waktu untuk bekerja.</p>
<p>Secara umum, beban kerja fisik dapat dilihat dari 2 sisi, yakni sisi fisiologis dan biomekanika. Sisi fisiologis melihat kapasitas kerja manusia dari sisi fisiologi tubuh (faal tubuh), meliputi denyut jantung, pernapasan, dll. Sedangkan biomekanika lebih melihat kepada aspek terkait proses mekanik yang terjadi pada tubuh, seperti kekuatan otot, dan sebagainya.</p>
<p>Perhitungan beban kerja berdasarkan pemanfaatan waktu bisa dibedakan antara pekerjaan berulang (repetitif) atau pekerjaan yang tidak berulang (non-repetitif). Pekerjaan repetitif biasanya terjadi pada pekerjaan dengan siklus pekerjaan yang pendek dan berulang pada waktu yang relatif sama. Contohnya adalah operator mesin di pabrik-pabrik. Sedangkan pekerjaan non-repetitif mempunyai pola yang relatif &#8220;tidak menentu&#8221;. Seperti pekerjaan administratif, tata usaha, sekretaris, dan pegawai-pegawai kantor pada umumnya.</p>
<p>Pembahasan mengenai detail masing-masing jenis beban kerja akan dibahas selanjutnya.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><!--[if !mso]&gt;--><!--[endif]--></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adipradana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adipradana.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adipradana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adipradana.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adipradana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adipradana.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adipradana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adipradana.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adipradana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adipradana.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=121&subd=adipradana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/27/analisis-beban-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab4cd8b03bf04544d798c47d9f025bc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/bebankerja.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bebankerja</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/bebankerja1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bebankerja1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lets Rock on The Rail</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/19/lets-rock-on-the-rail/</link>
		<comments>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/19/lets-rock-on-the-rail/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 07:50:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adipradana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adi Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adipradana.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[
Beberapa waktu yang lalu saya naik KRL Ekonomi Jabotabek. Saya sudah lumayan lama ga naik KRL ini. Meskipun waktu masih SMA dulu lumayan sering.  Biasanya kalau mau ke Pasar Senen (nyari buku sekolah bajakan) atau sekedar main-main di Jakarta, saya sering naik KRL ini. Sejak saya kuliah di Bandung, ya otomatis udah jarang banget naik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=112&subd=adipradana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/band1.jpg"></a></p>
<div id="attachment_117" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/100_1624.jpg"><img class="size-medium wp-image-117" title="100_1624" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/100_1624.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Band2" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Band on The Train</p></div>
<p>Beberapa waktu yang lalu saya naik KRL Ekonomi Jabotabek. Saya sudah lumayan lama ga naik KRL ini. Meskipun waktu masih SMA dulu lumayan sering.  Biasanya kalau mau ke Pasar Senen (nyari buku sekolah bajakan) atau sekedar main-main di Jakarta, saya sering naik KRL ini. Sejak saya kuliah di Bandung, ya otomatis udah jarang banget naik KRL Ekonomi.</p>
<p>Akhirnya saya naik KRL Ekonomi lagi. Dan seperti biasa, salah satu yg saya cari kalo naik KRL adalah<strong> PENGAMEN</strong>. Bukan sembarang pengamen, tapi &#8220;Band&#8221; Pengamen. Kenapa dibilang &#8220;band&#8221;? Karena tidak seperti pengamen kebanyakan -yang hanya menggunakan gitar bolong, pengamen di KRL ini keren. Selain karena beramai-ramai,   mereka membawa perlengkapan yg  lengkap: Gitar bolong, dan drum (plus <em>cymbal</em>-nya..!!!). Drumnya emang bukan drum standar, drumnya bisa didorong kayak trolley dan suara yang dihasilkan juga ga jauh beda dengan drum asli. Ada juga yang nekat bawa bass betot yang segede-gede gaban itu.  Ada juga yang pakai pianika. Ada juga yg pakai suatu alat musik jaman dulu, saya ga tau nama alatnya</p>
<div id="attachment_119" class="wp-caption alignright" style="width: 235px"><a href="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/100_16231.jpg"><img class="size-medium wp-image-119" title="100_16231" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/100_16231.jpg?w=225&#038;h=300" alt="Bass Elektrik bo!!" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Bass Elektrik bo!!</p></div>
<p>Beberapa tahun yang lalu, perlengkapan mereka &#8220;masih&#8221; seperti itu, tapi ada beberapa waktu yang lalu, saya kaget karena mereka membawa BASS Elektrik plus amplifier. Serius!!! Utk sumber tenaganya mereka menggunakan <strong>ACCU</strong>. Niat abis&#8230;!!!</p>
<p>Hmmm&#8230; saya dulu beli kaset PADI yang album Sesuatu Yang Tertunda (yang ada lagu sesuatu yang indah, dll) itu juga gara-gara ngeliat band ini tampil di kereta.  Saya pikir lagunya bagus, saya cari itu lagunya siapa, terus saya beli kasetnya. Buat para musisi band kenamaan, boleh juga sekali-kali &#8220;manggung&#8221; bersama pengamen2 ini di atas kereta, karena sadar atau tidak, para pengamen ini termasuk <em>marketer </em>gratis buat para musisi.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adipradana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adipradana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adipradana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adipradana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adipradana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adipradana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adipradana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adipradana.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adipradana.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adipradana.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=112&subd=adipradana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/19/lets-rock-on-the-rail/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab4cd8b03bf04544d798c47d9f025bc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/100_1624.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">100_1624</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/100_16231.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">100_16231</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wortel..Telur..Kopi..</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/10/worteltelurkopi/</link>
		<comments>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/10/worteltelurkopi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 06:44:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adipradana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adi Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adipradana.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Hmmm&#8230; akhirnya bisa posting lagi&#8230; soalnya beberapa waktu belakangan ini, jaringan internet di kampus lagi agak2 bermasalah&#8230; Puff&#8230;
Beberapa waktu yang lalu, saya ikut acara syukuran wisuda Teknik Industri ITB (padahal yg wisuda bukan saya, saya masih berstatus mahasiswa  ). Di sana ada beberapa acara, semacam sambutan ketua program studi..pesan kesan wisudawan de el el.. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=100&subd=adipradana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/carroteggncoffee.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-103" title="Wortel-Telur-Kopi" src="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/carroteggncoffee.jpg?w=210&#038;h=157" alt="Wortel-Telur-Kopi" width="210" height="157" /></a>Hmmm&#8230; akhirnya bisa posting lagi&#8230; soalnya beberapa waktu belakangan ini, jaringan internet di kampus lagi agak2 bermasalah&#8230; Puff&#8230;</p>
<p>Beberapa waktu yang lalu, saya ikut acara syukuran wisuda Teknik Industri ITB (padahal yg wisuda bukan saya, saya masih berstatus mahasiswa <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Di sana ada beberapa acara, semacam sambutan ketua program studi..pesan kesan wisudawan de el el.. Yang membuat saya tertarik adalah, ada seorang dosen saya, namanya Pak Kadarsah Suryadi, biasa disebut Pak Aca, oleh qta. Beliau menyampaikan wejangan kepada para wisudawan dengan cerita tentang Wortel..Telur.. dan Kopi&#8230;</p>
<p>Diri qta di masa depan dapat diibaratkan seperti wortel, telur, atau kopi&#8230;</p>
<ol>
<li><strong>Wortel</strong>; wortel ketika dimasak dalam air di dalam panci, maka lama kelamaan akan menjadi lunak. Wortel yang semula keras, ketika dimasak akan menjadi lunak, sehingga qta akan mudah memakannya.</li>
<li><strong>Telur</strong>; telur ketika direbus, lama-kelamaan akan menjadi keras. Telur yang semula -ketika masih mentah- berwujud relatif cair, ketika dipanaskan/direbus akan mengeras menjadi telur rebus.</li>
<li><strong>Kopi</strong>; kopi ketika sudah digiling, wujudnya akan menjadi bubuk. Ketika bubuk kopi ini dimasukkan ke dalam air panas, maka ia akan bercampur dengan air dan kemudian menghitamkan <strong>semua</strong> air tersebut.</li>
</ol>
<p>Diri qta ini nantinya akan seperti apa?</p>
<p>Apakah qta akan menjadi wortel yang akan melunak dan melembek seiring tantangan lingkungan? Wortel yang semula keras, menjadi lunak setelah dimasukkan ke dalam lingkungan baru (dari contoh di atas, diilustrasikan dengan air panas atau air mendidih). Diri qta yang tadinya tegar, kuat, tough kemudian menjadi lunak, lembek, dan mungkin juga rapuh ketika berada di lingkungan baru. Lingkungan kehidupan.</p>
<p>Apakah qta akan menjadi seperti telur yang menjadi keras seiring dengan tantangan lingkungan? Qta yang semula lebih fleksibel, ringan, santai kemudian menjadi keras, tidak ingin ditantang, keras kepala, atau tidak mau diatur ketika memasuki suatu dunia baru&#8230;</p>
<p>Ataukah qta akan menjadi kopi, yang semula hanya berukuran relatif kecil, namun setelah masuk ke lingkungan baru, justru berhasil mempengaruhi lingkungan baru tersebut. Kopi memberikan manfaat akan keberadaannya di lingkungan barunya tersebut. Qta dapat memberikan peran dan bahkan pengaruh terhadap lingkungan baru qta nantinya. Qta dapat mem<em>spread-out</em> kebaikan-kebaikan atau nilai lebih yang ada pada diri qta untuk lingkungan/orang-orang di sekitar qta&#8230;</p>
<p>Akan jadi apakah qta?</p>
<p>Apakah ingin menjadi wortel?</p>
<p>Apakah ingin menjadi telur?</p>
<p>Apakah ingin menjadi kopi?</p>
<p>Saya mengutip sebuah hadits..</p>
<p>&#8220;<em><strong>Sebaik-baik manusia di antaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain.</strong></em>&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adipradana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adipradana.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adipradana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adipradana.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adipradana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adipradana.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adipradana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adipradana.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adipradana.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adipradana.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=100&subd=adipradana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adipradana.wordpress.com/2008/11/10/worteltelurkopi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab4cd8b03bf04544d798c47d9f025bc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adipradana.files.wordpress.com/2008/11/carroteggncoffee.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">Wortel-Telur-Kopi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teladan dari Suku Quraisy&#8230;</title>
		<link>http://adipradana.wordpress.com/2008/09/10/teladan-dari-suku-quraisy/</link>
		<comments>http://adipradana.wordpress.com/2008/09/10/teladan-dari-suku-quraisy/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 07:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adipradana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adipradana.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tidak pernah dengar Suku Quraisy? Suku Quraisy ini adalah suku Rasulullah SAW. Nabi Muhammad SAW berasal dari suku. Beberapa dari qta mungkin sering mendengar tentang suku Quraisy jahiliyah. Sering dibilang sebagai kaum kafir quraisy, yakni kaum kafir dari suku Quraisy yang menentang dakwah Rasulullah SAW..
Anyway, terlepas dari kekafiran sebagian suku Quraisy itu, ternyata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=79&subd=adipradana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Siapa yang tidak pernah dengar Suku Quraisy? Suku Quraisy ini adalah suku Rasulullah SAW. Nabi Muhammad SAW berasal dari suku. Beberapa dari qta mungkin sering mendengar tentang suku Quraisy jahiliyah. Sering dibilang sebagai kaum kafir quraisy, yakni kaum kafir dari suku Quraisy yang menentang dakwah Rasulullah SAW..</p>
<p>Anyway, terlepas dari kekafiran sebagian suku Quraisy itu, ternyata Suku Quraisy itu punya beberapa &#8220;sifat baik&#8221;. Al Quran menceritakan tentang suku Quraisy ini dalam Surat Al Quraisy (QS 106).</p>
<p>Karena susah ngetik pake bahasa Arab <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  jadi saya tulis terjemahannya aja</p>
<p>Dengan menyebut nama ALLAH Yang Maha Pengasih &amp; Maha Penyayang..</p>
<ol>
<li>Karena Kebiasaan orang Quraisy</li>
<li>(yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas</li>
<li>Maka hendaklah mereka menyebah Tuhan pemilik rumah ini (Ka&#8217;bah)</li>
<li>yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan</li>
</ol>
<p>Maha Benar ALLAH dengan segala firman-Nya</p>
<p>Sepintas, ga ada yang aneh dengan isi surat ini. Isinya &#8220;cuma&#8221; memberikan info bahwa orang-orang Quraisy itu <em>doyan</em> bepergian pada musim dingin dan panas. Trus mereka disuruh menyembah ALLAH SWT. Udah. <em>Thats all&#8230;.</em></p>
<p>Namun, Tim Tafsir Universitas Islam Indonesia menyebutkan bahwa ada &#8220;sesuatu&#8221; dalam surat Al Quraisy ini yang menyebabkan suku Quraisy ini &#8220;dapat dijadikan contoh bagi qta.</p>
<ol>
<li><strong>Kesuksesan bisa diraih melalui latihan atau pembiasaan positif</strong>. Suku Quraisy ini merupakan suku yang dihormati pada masa itu dan dipercaya sebagai penjaga Ka&#8217;Bah. Suku Quraisy membiasakan diri mereka dalam hal yang positif, sehingga mereka berhasil meraih predikat kesuksesan sebagai suku yang paling dihormati dan dipercaya di negeri Mekah pada waktu itu. Negeri Mekah mempunyai 15 orang koordinator pada saat itu (kira-kira selevel menteri lah) dan kesemuanya dipegang oleh orang Quraisy. Pembiasaan dilihat dari ayat pertama pada surat ini &#8220;<em>Karena Kebiasaan orang Quraisy</em>&#8220;</li>
<li><strong>Kesuksesan bisa diraih dengan menjaga citra sehingga mendapat kepercayaan dari orang lain</strong>. Yaaa.. banyak yang bilang kesempatan itu setengah kesuksesan. Karena seberapa hebatnya qta, kalo ga dapet kesempatan untuk menunjukkan kehebatan qta itu, maka ga akan ada gunanya. Bagaimana caranya mendapatkan kepercayaan? Qta harus bisa membuat citra yang baik tentang diri qta. Buatlah orang lain percaya pada qta. Setelah orang percaya kepada qta, qta harus tetap menjaga amanah tsb (menjaga citra positif tsb).   Citra positif inilah yang selanjutnya akan menghasilkan kepercayaan</li>
<li><strong>Kesuksesan bisa dicapai dengan mempunyai jaringan (network) yang luas</strong>. Sehebat apapun qta kalo qta kuper, maka ga akan ada orang yang melihat diri qta. Terkait masalah network ini, saya kuliah di jurusan yang sangat membutuhkan bantuan orang lain. Teknik Industri. Kami berulang kali diingatkan bahwa kami itu bukanlah siapa-siapa kalo ga ada orang lain; karena ilmu kami itu tidak untuk berdiri sendiri. Networking ini juga dapat dibilang sebagai urat nadi kesuksesan bisnis. Jadi, kalo mo sukses, perbanyaklah networking, memperlebar sayap silaturahim, karena dalam silaturahim itu ada barakah&#8230; Dalam surat Al-Quraisy ini, disebutkan upaya membangun jaringan ini dengan istilah <em>rihlah</em> atau <em>travelling</em>. Rihlah ini merupakan salah satu cara dalam membangun jaringan tsb.</li>
<li><strong>Kesuksean bisa diraih jika qta bisa melihat situasi dan kondisi</strong>. Waktu adalah unsur terpenting ketika qta ingin mengambil suatu kesempatan. Ada yang mengatakan Time is Money. Kemampuan dalam menentukan <em>timing</em> yang baik untuk mengambil suatu tindakan adalah salah satu penentu qta dalam mencapai kesuksesan. Contoh paling gampang, kalo di musim panas qta berjualan jas hujan, pasti ga ada yg beli (kecuali orang yg berprinsip: sedia jas hujan sebelum hujan. hehehe&#8230;); tapi kalo qta jualan jas hujan di musim hujan.. kemungkinan laku akan lebih jauh lebih besar. Dalam surat Al-Quraisy ini, disebutkan mengenai timing ini dalam <em>bepergian pada musim dingin dan musim panas</em>. Suku Quraisy pada musim dingin pergi ke selatan (Negeri Yaman) dan pada musim panas pergi ke utara (Negeri Syam)<em>. RIght Time, Right Place</em></li>
<li>K<strong>esuksesan harus melahirkan jiwa syukur</strong>. Setiap qta harus selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan kepada qta, apalagi jika qta diberikan nikmat kesuksesan.  ALLAH akan menambah kebaikan kalo qta bersyukur (QS 14:7). Dengan senantiasa bersyukur, maka akan dapat menghadirkan rasa rendah diri di hadapan ALLAH, dan dapat menghindarkan qta dari sifat takabur.<em> </em>Dengan bersyukur, qta menyadari bahwa segala kebaikan dan kesuksesan yang qta peroleh sebenarnya berasal dari ALLAH SWT.</li>
</ol>
<p>Mudah-mudahan dapat menjadi bahan renungan qta bersama.</p>
<p>Met puasa yaaa.. semoga ibadah qta diterima ALLAH SWT&#8230; Amiiin&#8230;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adipradana.wordpress.com/79/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adipradana.wordpress.com/79/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adipradana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adipradana.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adipradana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adipradana.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adipradana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adipradana.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adipradana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adipradana.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adipradana.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adipradana.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adipradana.wordpress.com&blog=2658957&post=79&subd=adipradana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adipradana.wordpress.com/2008/09/10/teladan-dari-suku-quraisy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ab4cd8b03bf04544d798c47d9f025bc7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>