“Yesterday is history.. Tomorrow is mystery.. but today is a gift. That’s why we call it present”


Analisis Beban Kerja
November 27, 2008, 1:55 pm
Filed under: Ergonomi, Teknik Industri

bebankerjaAnalisis beban kerja merupakan salah satu subbagian dalam melakukan perancangan kerja.  Kenapa beban kerja harus dianalisis?

Dalam ergonomi, prinsip dalam perancangan kerja adalah dengan tetap menjaga agar demand pekerjaan kurang dari kapasitas manusia.

WORKLOAD DEMAND < HUMAN CAPACITY (atau biasa disingkat D<C)

Workload atau beban kerja merupakan usaha yang harus dikeluarkan oleh seseorang untuk memenuhi “permintaan” dari pekerjaan tersebut. Sedangkan Capacity adalah kemampuan/kapasitas manusia. Kapasitas ini dapat diukur dari kondisi fisik maupun mental seseorang.

Penjelasan sederhananya seperti ini. Misalkan suatu pekerjaan kuli angkut mempunyai “demand” berupa mengangkat 100 karung per hari. Jika pekerja hanya mampu mengangkat 50 karung per hari, berarti pekerjaan tersebut melebihi kapasitasnya.

Seperti halnya mesin,jika beban yang diterima melebihi kapasitasnya, maka akan menurunkan usia pakai mesin tersebut, bahkan menjadi rusak. Begitu pula manusia, jika ia diberikan beban kerja yang berlebihan, maka akan menurunkan kualitas hidup (kelelahan, dsb) dan kualitas kerja orang tersebut (tingginya error rate dsb), dan juga dapat mempengaruhi keselamatan dan kesehatan kerja.

Analisis Beban Kerja ini banyak digunakan diantaranya dapat digunakan dalam penentuan kebutuhan pekerja (man power planning); analisis ergonomi; analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3); hingga ke perencanaan penggajian, dsb..

bebankerja1

Perhitungan Beban kerja setidaknya dapat dilihat dari 3 aspek, yakni fisik, mental, dan penggunaan waktu. Aspek fisik meliputi perhitungan beban kerja berdasarkan kriteria-kriteria fisik manusia. Aspek mental merupakan perhitungan beban kerja dengan mempertimbangkan aspek mental (psikologis). Sedangkan pemanfaatan waktu lebih mempertimbangkan pada aspek penggunaan waktu untuk bekerja.

Secara umum, beban kerja fisik dapat dilihat dari 2 sisi, yakni sisi fisiologis dan biomekanika. Sisi fisiologis melihat kapasitas kerja manusia dari sisi fisiologi tubuh (faal tubuh), meliputi denyut jantung, pernapasan, dll. Sedangkan biomekanika lebih melihat kepada aspek terkait proses mekanik yang terjadi pada tubuh, seperti kekuatan otot, dan sebagainya.

Perhitungan beban kerja berdasarkan pemanfaatan waktu bisa dibedakan antara pekerjaan berulang (repetitif) atau pekerjaan yang tidak berulang (non-repetitif). Pekerjaan repetitif biasanya terjadi pada pekerjaan dengan siklus pekerjaan yang pendek dan berulang pada waktu yang relatif sama. Contohnya adalah operator mesin di pabrik-pabrik. Sedangkan pekerjaan non-repetitif mempunyai pola yang relatif “tidak menentu”. Seperti pekerjaan administratif, tata usaha, sekretaris, dan pegawai-pegawai kantor pada umumnya.

Pembahasan mengenai detail masing-masing jenis beban kerja akan dibahas selanjutnya.. :)


15 Comments so far
Leave a comment

Salam kenal…
Wah dari pembahasanya detil banget ya mas…
Saya bisa minta tolong ga mas untuk memberi tahu lebih detail tentang apa itu beban kerja dan efeknya langsung secara fisiologi terhadap kesehatan dalam hal ini kelelahan.karena saya sendiri sedang mengerjakan skripsi yang kebetulan temanya tentang beban kerja dan kelelahan..
Terima kasih sebelumnya..saya tubggu ya mas di alamat email saya dony_sunderley@yahoo.com
Keep in touch and Thanks a lot^_^

Comment by Dony

Assalamualaikum wr.wb
Sblmnya slm knl ya mas.saya mahasiswa usu yg sedang skripsi.jdl skripsi saya analisa postur kerja dengan metode RULA pada bagian pelayanan perpustakaan USU Medan. sya bisa bisa minta tlg mas utk memberi tahu lebih detail tentang postur kerja khususnya RULA dan REBA. Terima kasih sblmnya… saya ucapkan terima ksasih banyak atas bantuan mas. saya tunggu ya mas di alamat email saya Dina.meliana@yahoo.com
Wassalamualaikum wr,wb.

Comment by dina

@dony_sunderley:
Ok,secepatnya saya akan share tulisan ttg fisiologi kerja :)

@dina meliana:
Yang saya bahas ttg RULA dan REBA hanya esensinya saja. Nanti akan saya coba saya bahas kembali utk kedua metode tersebut. Untuk RULA dan REBA sendiri -selain jurnal aslinya- sebenarnya ada buku yang membahas ttg beberapa metode evaluasi postur, yaitu: Handbook of Human Factor and Ergonomics Methods. Bisa dilihat di sini:
http://ergo.human.cornell.edu/hhfembook.htm :)

Comment by adipradana

@ Donny, sudah saya imel. Maaf terlambat. InsyaALLAH akan saya bahas di sini mengenai aspek fisiologi. Sedang mencari waktu yang tepat. hehehehe…

Comment by adipradana

Salam. Tulisan yang bagus. Pemerintah Daerah lagi pada kebingungan bikin tambahan penghasilan (Gaji) berdasarkan beban kerja. Bisa diulas lagi mas ? Maksud saya, mengenai pengukurannya. Terima kasih.

Comment by iono

Makasi y mas atas infonya.slm knl mas,sy mhsswa politeknik negeri medan.untuk beberapa hari dalam minggu ini sy harus uda nyiapkan tugas kampus sy ttg analisis beban kerja.lumayan berat beban kerja sy sbg mhsswa.he2..andai aja pembahasannya lebih lengkap,mas uda ngringankan beban sy ni.boleh kn mas,sy mnta bantuannya.sy tunggu di alamat email sy y mas,di gara_yayo@yahoo.com
Thank berat mas,ats bantuannya.

Comment by GARA

thanka a lot for the knowlegde… i think my assignment will be more better since i found what i was looking 4 from ur blog.. again i say thanks… Gbu

Comment by adhiko simbolon

You bet =)
It’s also a pleasure for me that my blog could give a hand to you.
Good luck for your assignment =)

Comment by adipradana

assalamu alaikum….mas…saya boleh minta penjelasan mengenai beban kerja lebih lanjut g? berhubung saya mengerjakan skripsi yang berhubungan dengan beban kerja. kalo bisa sekalian ma dampaknya terhadap pekerja..terima kasih sebelumnya..
o iya..
email saya jean_ney_we4@yahoo.co.id

terima kasih atas bantuannya…

Comment by jenny

Wa alaikum salam wr wb..

Pertama-tama, mesti dilihat dulu mengenai beban kerja seperti apa yang akan dibahas. Pendekatan ini sedikit banyak akan mempengaruhi arah penelitian/skripsi qm.

Misalnya, qm akan membahas mengenai beban kerja fisik, dampak pada pekerja akibat overload beban kerja fisik biasanya berupa cedera otot, terkilir, pegal, overexertion, dan dapat berujung pada kecelakaan kerja dsb.

Sedangkan dari pembahasan beban kerja mental, dampaknya biasanya terlihat pada tingkat konsentrasi kerja, tingkat kantuk, dan jumlah kesalahan kerja (error rate).

Contoh lain, dampak beban kerja dari sisi utilisasi waktu, biasanya adanya pekerjaan yang tidak selesai pada waktunya, konsentrasi kerja, kelelahan otot, dsb.

Oleh karena itu, perlu dikerucutkan mengenai beban kerja seperti apa yang akan diteliti.

Comment by adipradana

assalamu alaikum
terima kasih atas infony mas…penelitian saya menghubungkan antara beban kerja dengan moril kerja…ada referensi bukuny mas??terima kasih sebelumnya..

Comment by jenny

Assalamualaikum..
Mas minta tolong dijelasin analisa beban kerja selain dari beban kerja fisik.
MInta tolong dilengkapi dengan teori2nya, misal nya dari beban kerja mental dan pengukuran kerja.
Terima kasih.
Wassalamualaikum.

Comment by bakhtiar

Wa alaikum salam wr wb..

Di tulisan saya ttg Analisis Beban kerja, telah coba saya berikan overview ttg pengukuran beban kerja fisik; mental; maupun pengukuran kerja.

Untuk beban kerja mental, silakan coba searching lebih jauh ttg mental workload; beberapa metode/teori ttg mental workload ini diantaranya NASA TLX dan SWAT.
Sedangkan untuk pengukuran kerja, dapat dibagi menjadi pekerjaan repetitif, dan pekerjaan non-repetitif. Untuk pengukuran kerja repetitif, dapat digunakan pengukuran waktu baku; sedangkan utk pekerjaan non-repetitif dapat digunakan metode sampling kerja (work sampling). Kedua teori ini bisa dilihat di buku Methods, Standards, and Work Design karangan B. Niebel dan buku Teknik Perancangan Sistem Kerja karangan Dr. Iftikar Sutalaksana

Comment by adipradana

mas saya minta tlong jelasin tentang pengukuran nasa tlx. tolong balas ke email saya boedi_gunners@yahoo.co.id

thanks banget sebelumnya..

Comment by budi

mas, aq lagi dapet tugas ngitung beban kerja, nah aq bingung untuk pekerjaan yang konsep2 gitu ngitungnya gimana tuh?

Comment by eva




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: